Apa yang Anda rasakan ketika seseorang mengatakan bahwa mental Anda adalah mental tempe?

Mungkin Anda merasa tidak ada yang salah dengan pernyataan ini, tetapi sebagian besar dari Anda pasti akan merasa tersinggung dan sakit hati. Istilah mental tempe ini sangat populer sebelum milenium ke dua. Saat itu tempe dianggap sebagai makanan rakyat yang sangat murah, dengan sedikit sekali kandungan gizi di dalamnya sehingga kalah kelas dibandingkan dengan makanan-makanan Eropa yang berbahan dasar daging dan tentu saja berharga mahal. Karena harganya yang murah ini, tempe dipandang sebagai makanan kelas rendah dengan kualitas seadanya. Tidak mengherankan jika kemudian mental tempe diidentikkan dengan mental rendahan, tanpa kualitas, dan tidak berharga.

Namun, ketika makanan organik mulai digandrungi dan dikembangkan secara massal semenjak krisis keuangan tahun 1997, tempe pun mulai mendapatkan tempat yang istimewa di hati masyarakat Indonesia. Tempe yang sebelumnya dianggap sebagai makanan kelas rendah berubah menjadi makanan sehat dan bergizi sehingga aneka olahan tempe menjadi buruan banyak orang. Aneka olahan tempe mulai menghiasi meja-meja makan setiap rumah dan menjadi lauk andalan kandungan nutrisinya dan fleksibilitasnya untuk diolah.

Salah satu cafe di Jogja juga menangkap potensi tempe yang kemudian ditampilkan sebagai menu unggulan. Cafe ini adalah Heritage Cafe. Hampir semua makanan yang ditawarkan oleh cafe ini adalah makanan dengan bahan dasar tempe. Dan uniknya, aneka menu yang ditawarkan bukan hanya menu tempe konvensional yang dimasak dengan  gaya nusantara, tetapi tempe yang diolah seperti menu-menu Eropa. Beberapa menu yang ditawarkan antara lain steak tempe, spaghetti bola tempe, macaroni tempe schootel, tempe cordon bleu, corn cream soup tempe with garlic bread, aneka makanan olahan tempe, dan tentu tidak ketinggalan hadir pula mendoan yang rasa gurihnya sudah tidak asing lagi.

Jika Anda ingin mencicipi aneka olahan tempe ini, silahkan datang ke Heritage Cafe di Jl. Surokarsan no.24, Tamansiswa, Yogyakarta. Cafe ini menempati rumah yang dijadikan sebagai Jogja Heritage Society (Paguyuban Pusaka Jogja). Tempat ini tidak jauh dari Rumah Tahanan Wirogunan, di Taman Siswa.

Info pengunjung:

–          Cafe ini buka dari pukul 16.00 sampai pukul 23.00. Last order pukul 22.30.

–          Harga untuk mendoan Rp3.500 per persi. Harga menu yang lain mulai dari Rp6.000,-

–          Harga minuman mulai Rp2.500,-

(Harga tersebut diatas adalah harga update 13 Januari 2013. Harga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi.)

–          Heritage Cafe juga menyediakan layar tancap bagi Anda yang suka menonton film.

Tempat kuliner lain yang dapat Anda kunjungi : Kofenoir Coffee Shop, Mie Ongklok Bu Reny, dan Noeman The Waroeng.

Hotel terdekat : Pose In Hotel, Omah Lawas Homestay, dan Oasis Hotel Jogja.

How to get there :

–          Bus : Anda dapat menggunkan bus jalur 3 dan 9, berhenti di pertigaan Jl. Tamansiswa- Jl. Surokarasan , berjalan sejauh 150 meter kearah barat.

–          Taksi : Centris (0274)512548, Vetri (0274)563551, Jas atau Citra (0274)373737

Map

View Larger Map

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • heritage cafe jogja
  • olahan tempe
  • aneka olahan jagung
  • aneka olahan tempe
  • olahan tempe unik
  • steak tempe jogja
  • olahan tempe untuk dessert
  • Olahan tempe brbasis cafe
  • olahan spaghetti
  • olahan makanan cafe

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,