www.smellslikec0ffee.blogspot.com

www.smellslikec0ffee.blogspot.com

Di malam Bandung yang dingin paling mantap menyeruput minuman hangat khas Sunda seperti bajigur dan bandrek. Minuman tradisional itu tak hanya sebagai penghangat tubuh kala udara dingin menerpa, tapi juga sebagai perekat bersama kerabat. Sembari mengobrol dan seruput bajigur ataupun bandrek, paling mantap ditemani cemilan nangka goreng.

www.hanjuang.com

www.hanjuang.com

Bajigur dan bandrek merupakan minuman khas Sunda yang mengandung jahe sebagai penghangat tubuh. Perbedaannya adalah jika bajigur berwarna cokelat susu yang berasal dari campuran gula aren dan santan, sedangkan bandrek lebih pekat layaknya wedang Jawa yang terdiri dari campuran jahe dan gula aren. Di dunia bajigur dan bandrek, nama Ibu Hj. Siti Maemunah sudah melegenda. Ia mulai berdagang minuman hangat itu sejak tahun 1958, bermula di Jalan Supratman dan kini biasa “nongkrong” di Jalan Cilaki Bandung. Diantara banyaknya tenda kuliner malam Cilaki, kedai bajigur Ibu Hj. Siti Maemunah salah satu yang ramai pengunjungnya. Awalnya Ibu Siti hanya menjual gorengan saja, hingga salah seorang pelanggan setianya menyarankan untuk menambahkan minuman bajigur dan bandrek ke dalam menu jualannya. Ia pun memberi tahu bahan dan cara membuatnya kepada Ibu Siti yang akhirnya menjadi minuman paling favorit di kedai tendanya itu.

www.resepmasax.wordpress.com

www.resepmasax.wordpress.com

Kini putri dari Ibu Siti yang mengelola usaha bajigur dan bandrek. Keduanya masih menjadi favorit karena cita rasa yang tetap terjaga. Satu gelas bajigur panas biasanya berisi irisan cangkaleng atau yang lebih dikenal dengan kolang kaling, sedangkan bajigurnya dilengkapi dengan serutan kelapa. Selain memesan bajigur original, pengunjung juga bisa mencicipi nikmatnya bandrek susu. Tetapi mereguk hangatnya bajigur dan bandrek tak lengkap tanpa penganan manis gorengan nangka. Seperti gorengan pada umumnya buah nangka yang manis dilumuri terigu dan digoreng. Kudapan manis yang satu ini juga termasuk menu favorit di kedai Ibu Hj. Siti Maemunah, karena jarang ada penjual gorengan yang membuat gorengan nangka. Kita juga bisa menikmati gorengan lain seperti tahu polos, tahu isi, bala-bala atau bakwan, dan nanas goreng.

Warung bajigur ini beroperasi setiap hari mulai pukul 17.00 – 00.00. Harganya pun terjangkau, untuk segelas bajigur dan bandrek original dibanderol Rp. 3.500, sedangkan untuk bandrek susu dapat ditebus seharga Rp. 5.000. Camilannya memang sedikit mahal untuk standar gorengan di Bandung, yaitu Rp. 1.000. Tempat ini dapat dicapai menggunakan angkot rute Dago – Riung Bandung (warna putih) atau Ledeng – Cicaheum (hijau, strip hitam) dan turun di Gedung Sate. Kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri Jalan Cisangkuy hingga ke Cilaki.

Selama di Bandung Anda dapat menginap di Bumi Kitri Pramuka Hotel, Nalendra Hotel, atau The Jayakarta Bandung Suite Hotel & Spa. Tempat menarik lainnya adalah AA Bistik, Hansen’s, dan Perkedel Bondon.

Lokasi Bajigur Cilaki

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 29 September 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • tempat jual bajigur di jakarta
  • nangka goreng bandung
  • bajigur cilaki
  • bajigur enak di bandung
  • yang jual bajigur daerah kemang
  • gorengan cilaki
  • bandrek bajigur bandung
  • tempat jual bajigur di bandung
  • bandrek enak di bandung
  • bajigur jakarta timur

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , ,